Beberapa Cara Menghitung Usia Kehamilan Dalam Minggu

Bagi setiap pasangan suami istri selama masa kehamilan harus bisa saling memberikan motivasi supaya tetap terjaganya kesehatan ibu dan janin dan ibu tidak akan mengalami beban psikis. Suami sebaiknya memberikan dorongan didalam merawat kehamilan sang istri dengan tepat berdasarkan usia kehamilannya. Mengetahui usia kehamilan ini sangat penting karena hal ini akan dapat membantu didalam memantau perkembangan dan pertumbuhan janin berdasarkan usianya. Adanya beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghitung usia kehamilan. Kamu bisa menggunakan metode penghitungan manual atau juga menggunakan aplikasi yang bisa kita miliki didalam smartphone.

Dengan mengetahui usia kehamilan ini maka akan membantu kamu untuk mengetahui perkembangan dan pertumbuhan janin berdasarkan usianya. Tolak ukur kesehatan janin yang ada didalam kandungan dapat ditentukan berdasarkan usia kehamilan. Usia kehamilan ini bisa kamu tentukan dalam hari, minggu, bulan, dan bahkan trimester. Setelah kamu mengetahui usia kehamilan maka kamu akan dapat memberikan yang terbaik untuk calon buah hati berdasarkan usianya. Sebagai contoh akan diketahuinya kebutuhan nutrisi didalam mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan janin, mengkonsumsi makanan yang baik, pantangan terhadap aktivitas tertentu, atau juga melakukan olahraga yang disesuaikan dengan usia kehamilan.

Jika kamu akan menghitung usia kehamilan dalam minggu maka kami akan memberikan beberapa caranya. Berikut beberapa cara menghitung usia kehamilan dalam minggu diantaranya yaitu :

  1. Menggunakan Hitungan Kalender

Hitungan kalender ini merupakan salah satu cara manual untuk menghitung usia kehamilan. Ini merupakan cara yang klasik dan banyak digunakan orang, tetapi jika ingin menggunakan cara ini maka kamu harus mengetahui dengan pasti siklus haid yang terakhir. Penghitungan menggunakan kalender ini akan menggunakan haid pertama haid terakhir. Setelah itu tanggal dari haid pertama dan haid terakhir itu dimasukkan kedalam sebuah rumus yang dikenal dengan rumus Naegele.

Berikut rumus Naegele yang digunakan :

Rumus 1               Rumus 2

Tahun                   Tetap                    Ditambah 1

Bulan                     Ditambah 9         Dikurangi 3

Hari                        Ditambah 7         Ditambah 7

JIka HPHT kamu ada di bulan Januari hingga Maret maka rumus yang harus digunakan adalah yang pertama. Misalnya saja jika HPHT nya itu 3 Maret 2018, maka perkiraan tanggal kelahiran bayi adalah :

Tahun : Tetap yaitu 2018

Bulan : 3 + 9 = 12

Hari : 3 + 7 = 10

Maka bayi diperkirakan akan dilahirkan pada tanggal 10 Desember 2018.

Sedangkan jika HPHT nya ada di bulan April hingga Desember maka yang digunakan adalah rumus yang kedua. Jadi jika HPHT nya itu 7 Agustus 2018 maka tanggal perkiraan bayi akan dilahirkan adalah :

Tahun : 2018 + 1 = 2019

Bulan : 8 – 3 = 5

Hari : 7 + 7 = 14

Maka bayi diperkirakan akan dilahirkan pada 14 Mei 2019.

  1. Menggunakan Sistem Fundus Uteri

Metode sistem fundus uteri ini dilakukan dengan meraba bagian rahim terlebih pada bagian yang menonjol pada bagian rahim. Cara ini biasanya akan dilakukan oleh bidan atau dokter kehamilan dengan menghitung mulai dari tulang kemaluan hingga pada pundak rahim atau fundus uteri.

  1. Mendeteksi Pergerakan Janin

Jika kamu sudah merasakan gerakan janin didalam perut maka diperkirakan kehamilan sudah memasuki usia 18 hingga 20 minggu. Ini berlaku bagi ibu yang baru mengandung anak yang pertama. Sedangkan bagi mereka yang sebelumnya pernah hamil maka akan merasakan gerakan janinnya pada saat usia kehamilan 16 hingga 18 minggu.

Itulah beberapa cara menghitung usia kehamilan dalam minggu. Selain itu masih ada cara yang lainnya yaitu menggunakan kalkulator kehamilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *