Kredit Tanpa Kartu Kredit: Pilih Kredivo atau Home Credit?

Selain apa-apa udah serba cashless, sekarang-sekarang ini juga yang namanya kredit barang, nggak lagi harus punya kartu kredit. Selain ngajuin kartu kredit gampang-gampang susah, mungkin ada juga sebagian orang yang emang nggak mau punya kartu kredit (tapi tetep mau cicilan), saya contohnya. hehe.

Kenapa bisa? Nah, berterimakasihlah sama lembaga-lembaga multifinansial yang udah nyediain fasilitas ini, kayak Kredivo dan Home Credit. Kebetulan, saya tau Kredivo dari iklan di Google. Dan setelah baca-baca ulasan, kayaknya lumayan menarik dan banyak usernya. Kalo Home Credit, taunya waktu lagi jalan-jalan di mal, sempet ada penawaran kredit dari tim sales/marketingnya Home Credit.

Karena saya udah pernah nyobain Kredivo buat kredit hp, kesimpulan sementaranya, Kredivo sama Home Credit ini sebenernya sama-sama nawarin fasilitas kredit tanpa kartu kredit, bedanya kalo Kredivo basisnya semua serba online, sedangkan Home Credit, ada yang online dan ada juga yang offline.

Terus apa lagi bedanya?

Nah, kalo kamu masih bingung dan cari-cari info soal kredit tanpa kartu kredit, kali ini bakal saya ulas bedanya Kredivo dan Home Credit (berdasarkan pengalaman pake dan info dari situsnya).

Poin-poin persyaratan

Persyaratan untuk bisa daftar akun di Kredivo ada 3:

  1. WNI usia minimal 18 tahun.
  2. Punya penghasilan minimal Rp 3 juta per bulan.
  3. Tinggal atau berdomisili di Jabodetabek, Kota Bandung, Surabaya, Semarang, Denpasar, Palembang, atau Medan.

Untuk daftar Home Credit, syaratnya juga ada 3:

  1. WNI sia minimal 21 tahun atau 19 tahun kalo kamu udah nikah.
  2. Punya penghasilan minimal Rp 1,5 juta per bulan.
  3. Tinggal atau berdomisili di daerah yang tercover layanan Home Credit.

Di mana aja area yang tercover layanan Home Credit? Nah, informasi yang saya dapat dari situsnya, ada lebih dari 50 kota yang udah tercover layanan Home Credit, termasuk Jabodetabek dan beberapa kota besar di Indonesia. Di setiap area atau kota ini ada beberapa titik yang jadi lokasi atau daftar toko-toko konvensional yang bisa kredit tanpa kartu kredit via Home Credit.

Sementara, kalo Kredivo, meski sekarang baru meng-cover beberapa kota besar di Indonesia, kamu nggak perlu datang ke mana-mana dan bawa-bawa banyak berkas pendaftaran. Cuma sebatas domisili atau tinggal di salah satu kota tersebut, udah deh, bisa langsung daftar online di rumah via aplikasi Kredivo. Bagi saya pribadi, ini jauh lebih praktis dan hemat waktu.

Cara pendaftaram

Gimana cara daftarnya?

Kalo Kredivo, pendaftarannya online dari awal sampe akhir lewat aplikasinya. Prosesnya begini:

  1. Download aplikasi Kredivo di Google Play Store atau App Store, buka aplikasi, terus klik “Apply for Kredivo”.
  2. Sambungin akun Facebook kamu untuk proses verifikasi. Ini sifatnya wajib.
  3. Pilih metode kredit “Bayar dalam 30 hari” atau “Cicilan” sesuai kebutuhan.
  4. Isi form data diri terus submit.
  5. Kalo pilih metode “Bayar dalam 30 hari”, kamu cuma perlu upload foto KTP dan sambungin 1 akun e-commercemu yang udah punya riwayat transaksi. Selesai.
  6. Kalo pilih metode “Cicilan”, kamu tinggal nambahin beberapa dokumen pendukung, kayak STNK, KK, dan bukti penghasilan/slip gaji/sambungin akun internet bankingmu. Selesai deh.
  7. Kamu tinggal nunggu waktu konfirmasi dan proses approval paling lama 1 x 24 jam.
  8. Secara otomatis, pas akun kamu diapproved, kamu bakal dikirim notifikasi otomatis dari app Kredivo. Kamu juga bisa langsung liat berapa plafon kredit yang kamu dapat di bagian dashboard.
  9. Kalo udah diapproved dan dapet plafon, kamu tinggal belanja barang di merchant-merchant rekanan Kredivo dan pilih pembayaran cicilan tanpa kartu kredit via Kredivo.

Kalo home credit, yang saya tau ada dua cara, online dan offline. Yang online, prosesnya kurang lebih:

  1. Kamu perlu akses dulu situs merchant online yang udah kerja sama dengan Home Credit, Blibli misalnya. Terus,pilih barang yang mau dibeli, checkout, dan pilih metode pembayaran cicilan tanpa kartu kredit Home Credit.
  2. Secara otomatis, kamu akan diarahkan ke laman pendaftaran Home Credit.
  3. Siapin berbagai dokumen wajib: KTP, BPJSTK, BPJS Kesehatan, KK, NPWP, dan SIM.
  4. Klik lanjut, habis itu akan muncul halaman rincian kredit, mulai dari total harga barang yang kamu beli, uang muka yang harus dibayar, dan jumlah angsuran per bulan, dan panjang tenor cicilan. Uang muka ini besarannya variatif, mulai dari 10% sampe 40% dari total harga. Dan uang muka, sifatnya terpisah dari cicilan pertama.
  5. Habis itu kamu perlu upload foto selfie dan isi form data diri (nama, nama ibu kandung, ttl, status pernikahan, jumlah tanggungan), terus upload semua foto-foto dokumen wajib tadi satu per satu.
  6. Setelah semua dokumen disubmit satu per satu, kamu tinggal tunggu proses approval.
  7. Kalo kredit disetujui, kamu bakal dikirimin kontrak kredit yang perlu ditandatangani (elektronik), habis itu kamu harus bayar uang muka sejumlah yang disepakati di awal.

Gimana kalo yang offline? Dokumennya kurang lebih sama dengan pendaftaran online, tapi ada juga dokumen pendukung yang diperlukan kayak tagihan listrik atau telepon rumah. Bedanya, kamu bawa semua dokumen-dokumen wajib tersebut ke toko atau merchant offline yang udah bermitra dengan Home Credit dan daftar melalui sales agent Home Credit.

Suku bunga kredit dan biaya lainnya

Kalo pake Kredivo, ada dua fasilitas yang bisa kamu pilih “Bayar dalam 30 hari” dan “Cicilan”. Metode bayar dalam 30 hari ini nggak dikenain bunga sama sekali alias 0%, kalo yang cicilan, bunganya 2,95% dengan pilihan tenor 3/6/12 bulan. Tanpa uang muka, biaya admin, biaya bulanan, atau biaya tahunan. Jadi kamu cuma bayar jumlah angsuran per bulan ditambah bunganya aja. Kalo terlambat bayar, kamu perlu bayar biaya keterlambatan sebesar 3%. Buat fasilitas bayar dalam 30 hari, Kredivo bisa ngasih plafon kredit sampe Rp 3 juta. Sementara buat cicilan, plafonnya maksimal bisa sampe Rp 20 juta. Semua plafon kredit ini sifatnya nontunai, ya.

Sementara Home Credit, untuk kredit barang limitnya sampe Rp 10 juta, pilihan tenornya tergantung jenis barang dan merchant, mulai dari 3 bulan sampai 18 bulan. Suku bunganya sekitar 2,50%. Tapi, ada sejumlah biaya lain yang harus kamu bayar:

  1. Uang muka barang mulai dari 10% – 40% (tergantung barang).
  2. Biaya administrasi,
  3. Biaya bulanan yang dibayarkan perbulan selama masa tenor cicilan,
  4. Bunga 2,50%,
  5. Biaya denda terlambat bayar mulai dari Rp 50 ribu sampai Rp 450 ribu tergantung berapa hari kamu telat bayar cicilannya.

Cara belanja & Partner merchant

Dengan Kredivo, kamu bisa belanja di merchant-merchant online atau offline yang udah jadi partner resmi Kredivo, kayak Tokopedia, Lazada, Bukalapak, Blibli, JD.id, Shopee, Sentra Ponsel, dan Toko PDA. Itu beberapa contoh merchant populer. Kalo mau tau lebih lengkap daftar merchantnya, coba cek situs Kredivo aja di sini. Kalo nggak salah, udah ada 200 lebih merchant online dan offline yang jadi partner Kredivo.

Cara belanjanya juga gampang. Kamu juga tinggal atur sendiri belanjaan dan cicilanmu lewat aplikasi Kredivo tanpa adanya survey atau verifikasi manual. Tinggal cari barang yang kamu butuhkan di salah satu merchant, kalo mau cicilan pastiin minimum harga barang Rp 1,5 juta, terus checkout dan bayar via Kredivo. Kalo kamu setuju dengan simulasi cicilan yang ditampilkan Kredivo, kemudian login dan masukin OTP yang dikirim lewat sms. Transaksi selesai.

Kalo Home Credit, kamu perlu cari tau merchant offline yang kerja sama dengan Home Credit lewat websitenya sesuai lokasi tempat tinggalmu. Sementara merchant online, baru ada sekitar 15 merchant yang bermitra dengan Home Credit, kayak Blibli dan Bhinneka. Kebalikan dari Kredivo, kalo Home Credit, pilih/belanja barang dulu, baru daftar cicilan/pembayaran via Home Credit. Tunggu verifikasi, bayar uang muka, dan tanda tangan kontrak. Kalo disetujui baru barang dikirim.

Produk yang bisa dibayar dengan Home Credit terbatas pada barang-barang elektronik dan perabot rumah, kayak gadget dan furniture. Sementara Kredivo, kamu bisa kredit barang apa pun yang tersedia di merchant online atau offline. Bahkan, kamu juga bisa beli/cicilan tiket pesawat, hotel, pulsa, bayar listrik, tagihan bpjs dan air, kulineran, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Mana yang lebih mudah dan praktis?

Kalo untuk urusan kredit barang tanpa kartu kredit, buat milenial kayak saya, kredit tanpa kartu kredit online via Kredivo lebih gampang, cepet, dan efisien. Kenapa?

Pertama, semua proses daftarnya serba online. Nggak kepisah harus pilih offline atau online. Oh iya, dokumen persyaratannya juga lebih sedikit. hehe. Dan yang paling penting alur daftar dan belanjanya lebih simple: daftar akun dulu, dapat plafon kredit, habis itu baru bisa belanja. Ibaratnya, tenang dulu nih udah pegang “duit” terus baru deh beli barang. hehe.

Kedua, meski suku bunga kredit tanpa kartu kredt online via Kredivo lebih tinggi dari Home Credit, tapi kalo ditotal, cicilan pake Kredivo jatuhnya lebih murah. Nggak ada biaya-biaya tambahan lain kayak Home Credit. Yang paling penting, nggak ada uang muka! Kalo kepepet kayak saya butuh hp baru, tinggal langsung kredit hp tanpa kartu kredit tanpa dp. Nggak perlu nguras tabungan buat bayar uang muka.

Ketiga, pilihan merchantnya udah banyak, dan rata-rata adalah merchant-merchant top dan populer di Indonesia. Jadi lebih terpercaya. Oh iya, saya suka banget sama fasilitas “Bayar dalam 30 hari” dari Kredivo, bisa diandelin buat beli pulsa atau token listrik kalo lagi urgent. Bayarnya nanti pas gajian. 🙂

Keempat, aplikasi Kredivo ini lebih milenial dan user friendly banget buat saya. Kayak punya jurnal keuangan pribadi. Semua data transaksi dan cicilan ada di aplikasi dan bisa diatur sendiri.

Nah, tapi, balik lagi ke pilihan masing-masing, ya. Selamat nyoba kredit tanpa kartu kredit!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *