Tips Memberikan Makanan Kucing dengan Tepat yang Perlu Diperhatikan

Binatang peliharaan merupakan anggota keluarga kesayangan yang menemani aktifitas Anda sehari-hari. Sama seperti anggota keluarga lainnya, hewan peliharaan juga perlu diperhatikan kebutuhannya dari makanan, rumah hingga kebutuhan bermain lainnya. salah satu jenis hewan yang paling banyak menjadi binatang peliharaan di rumah adalah kucing. Kucing sejak jaman dahulu menjadi hewan rumahan yang dibesarkan oleh manusia. Karena kelucuannya Anda bisa merasakan relaksasi hanya dengan melihat tingkahnya, apalagi jika kucing tersebut sudah jinak dan patuh pada perintah Anda. Memberikan nutrisi yang tepat sebagai makanan kucing merupakan salah satu bentuk kasih sayang Anda padanya. Untuk itu memilih makanan dan cara pemberiannya yang tepat sebaiknya selalu dilakukan agar si kucing merasa tersayangi.

Kucing yang menjadi hewan peliharaan di Indonesia berasal dari berbagai jenis dari jenis lokal atau dome, persia, anggora hingga spynk yang tak berbulu. Apapun jenis kucing Anda, memberikan yang terbaik untuk hewan kesayangan merupakan kewajiban Anda sebagai pemiliknya. Banyak masyarakat hanya memberi makan kucing dengan sisa makanan yang dimakan manusia. Padahal makanan manusia yaitu nasi justru tak sebaiknya diberikan pada kucing. Hal ini dikarenakan nasi mengandung amylum dimana kucing tak memiliki enzim amilase untuk menguraikannya. Akibatnya kucing akan mengalami diare baik secara tiba-tiba maupun akumulasi.

Makanan kucing yang paling bagus untuk kucing sebenarnya adalah perpaduan antara ikan dan daging. Kucing juga boleh diberi sayuran jika ia menyukainya. Namun untuk memberikan ikan dan daging setiap hari mungkin akan menyulitkan Anda baik dari segi materi maupun dari segi cara penyajiannya. Sekarang ini sudah banyak jenis makanan kucing dengan bentuk biskuit kecil yang terbuat dari ikan dan daging yang dijual di pet shop maupun toko online. Jenis makanan itulah yang kini banyak digunakan oleh para pemilik kucing untuk memanjakan hewan peliharaan mereka.

Meski dibuat dalam bentuk biskuit namun makanan untuk kucing ini juga memiliki varian rasa yang berbeda-beda. Berikut ini adalah sebagian jenis rasa yang ada di pasaran:

  • Tuna.
  • Chicken tuna.
  • Seafood.
  • Chicken.
  • Dsb.

Anda tak boleh menyepelekan rasa dari biskuit tersebut karena kucing bisa merasakan dan memilih makanan kesukaannya. Jika Anda mengganti makanannya secara tiba-tiba, mungkin si kucing tak akan mau menyantapnya.

Agar si kucing tetap mau makan selahap biasanya, Anda harus memberikan makanan dengan cara yang tepat. cara ini juga bisa mengoptimalkan pertumbuhan kucing juga membatasi budget untuk keperluan pembelian makanan. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan:

1. Pilih merk makanan dan jenis makanan sesuai dengan usia si kucing.

Kucing berusia kurang dari 1 tahun sebaiknya masing memakai makanan untuk kitten yang kaya akan protein. Sedangkan untuk kucing dewasa sudah bisa diberikan makanan khusus kucing adult dengan tekstur yang lebih kasar.

2. Batasi pemberian makan dengan jadwal tertentu.

Beberapa owner memang memberikan makanan semua kucing memakannya. Namun hal ini bis menyebabkan obesitas yang tak sehat. Berikan porsi cukup untuk satu kali makan sesuai dengan berat badan. Lakukan 2 atau 3 kali sehari untuk pola makan yang sehat.

Itulah cara memberi makanan kucing yang tepat pada hewan peliharaan Anda. Jika ingin mengganti merk makanan, sebaiknya melakukannya secara perlahan dengan cara mencampurkan makanan lama dengan makanan baru dimana porsi makanan lama pada awalnya paling banyak kemudian dikurangi secara bertahap hingga si kucing terbiasa dengan rasa yang baru.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *